Bersiap Hadapi Penyakit dan Pandemi Baru, Ayo… Konsumsi Buah!

oleh -

wartapenanews.com – Seorang teman berseloroh, “Apa sih yang tidak kurang bila bicara kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi sejumlah bahan pangan penting?

Dari ikan, susu, sayur dan buah semuanya masih kurang, bila dilihat dari kebutuhan zat gizi harian, kurang beragam dan kurang bila dilihat dari populasi penduduknya.

Padahal salah satu antisipasi setiap individu dalam menghadapi munculnya penyakit infeksi baru seperti wabah penyakit menular dapat dilakukan dengan mudah jika masyarakat meningkatkan mengonsumsi buah.

Ari Astuti, Head of Marketing Nutrition Indonesia, PT Unilever Indonesia, Tbk. menyampaikan,
“Melihat berbagai isu kesehatan yang terus berkembang di tengah masyarakat, Buavita meluncurkan kampanye #AyoMinumBuah untuk mengedukasi mengenai proporsi konsumsi buah yang ideal kepada masyarakat, sehingga mereka terdorong untuk melengkapi kebutuhan harian buah demi daya tahan tubuh yang lebih terjaga. Salah satunya dibantu dengan minum jus buah setiap hari.”

dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI menanggapi, “Buah berfungsi penting untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Namun nyatanya, konsumsi buah masyarakat masih jauh dari cukup. Rata-rata konsumsi buah di Indonesia tahun 2020 baru mencapai 88,56 gram/kapita/hari, bahkan turun sebesar 1,4% dibanding 2019.

Menyikapi hal ini, Pemerintah giat menyebarluaskan pedoman ‘Isi Piringku’ untuk mengedukasi tentang porsi buah yang ideal, yaitu 1/6 dari isi piring kita atau 2 sampai 3 porsi buah setiap harinya, yang salah satunya dapat dibantu dengan minum jus buah.

Lebih lanjut mengenai kaitan buah dan daya tahan tubuh, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK menerangkan, “Setiap orang memiliki sistem daya tahan tubuh yang berbeda, dipengaruhi oleh faktor genetik, usia, lingkungan atau kebersihan, hingga lifestyle – yaitu kegiatan fisik maupun asupan makanan. Untuk itu, memastikan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang sangat diperlukan. Di sinilah peranan penting dari buah, karena ragam kandungan vitamin, mineral, serat pangan dan antioksidan di dalam buah dan jus buah mampu menjadi bahan baku yang membantu kita membangun dan mengoptimalkan sistem daya tahan tubuh.”

Sebagai latar belakang, kampanye ini terinspirasi dari hasil studi yang dilakukan Buavita bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor terhadap 100 orang ibu Indonesia.

Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN, Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor yang mengepalai studi ini menerangkan, “Setelah mendapatkan berbagai edukasi secara interaktif dan menjalani tantangan selama 21 hari, ditemukan beberapa perubahan signifikan pada pengetahuan dan perilaku responden terhadap konsumsi buah.

Antara lain: rata-rata pengeluaran rumah tangga responden untuk membeli buah (per minggu) telah meningkat sebesar 40%; lebih dari 90% responden yang tadinya hanya mengonsumsi 1 porsi buah per hari telah meningkatkan konsumsi buah hariannya; dan 97,8% responden telah terdorong untuk mewajibkan anak mengonsumsi buah. Hasilnya, jumlah porsi buah yang dikonsumsi anak mereka pun jadi meningkat.”

Upaya menggiatkan masyarakat untuk mengonsumsi buah dihadirkan dalam instalasi “Giant Fruit Buavita” bulan lalu di area Gelora Bung Karno berupa berbagai bentuk edukasi mengenai buah.
Juga hadir sesi Instagram Live untuk mengedukasi pentingnya mengonsumsi buah setiap hari, serta berbagi resep kreasi minuman dan cemilan buah yang mudah diaplikasikan di rumah.

Dalam waktu dekat, Buavita juga akan mengadakan kunjungan ke sejumlah Sekolah Dasar di wilayah Jabodetabek untuk membantu menanamkan kebiasaan mengonsumsi buah setiap hari sejak usia dini.(mus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.