Tertimbun Longsor di Gunungkidul, Dua Korban Berhasil Ditemukan

oleh -26 Dilihat

wartapenanews.com – Korban kedua dalam bencana tanah longsor di Dusun Blembem Kalurahan Candirejo Kapanewon Semin Gunungkidul akhirnya ditemukan, Selasa (22/11/2022) malam. Dengan ditemukannya korban kedua maka operasi pencarian resmi dihentikan.

Koordinator Lapangan Basarnas Di Semin, Arif Rahman menyatakan usai menemukan korban pertama Selasa sore pihaknya memutuskan untuk mencari korban selanjutnya. Pasalnya diperkirakan posisi korban selanjutnya tak jauh dari korban pertama.

“Kami terus melanjutkan pencarian. Cuaca kebetulan bersahabat,” kata dia Selasa (22/11/2022) malam.

Hingga akhirnya selepas Maghrib, korban kedua berhasil ditemukan. Korban kedua ditemukan dengan jarak 3 meter dari posisi pertama. Korban kedua juga ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Mereka kemudian mengevakuasi tubuh korban ke posko dan membawanya ke Puskesmas untuk proses identifikasi. Diketahui korban pertama adalah Karni (55) kemudian korban kedua adalah ibu dari Karni yaitu Kismoijoyo (95).

“Karena sudah ditemukan semua maka operasi pencarian resmi kami hentikan,”kata dia.

Menurut dia, penemuan kedua korban tersebut bukan suatu kebetulan. Karena sesuai dengan rencana operasi yang mereka buat Senin (21/11/2022) malam, hari Selasa (22/11/2022) ini tim tetap akan mereka bagi menjadi dua sektor yaitu sektor B dan sektor C.

“Nah kita fokuskan di situ semalam sudah ada tanda-tanda marena kemarin kita sudah menemukan satu tanda,”terang dia.

Saat pencarian kemarin, pihaknya menemukan satu tanda yaitu ada lantai keramik. Sehingga lantai keramik tersebut menjadi patokan untuk pencarian mereka hari ini.

Dan sejak Selasa pagi mereka sudah mulai pesisiran di seputaran lantai keramik tersebut. Di mana centernya atau tengah rumah itu ke arah kanan dan ke kiri. Hingga tengah hari pukul 12.00 WIB pencarian masih belum menemukan hasil.

“sampai tadi jam 12.00 masih belum ada tanda-tanda,”kata dia.

Kemudian setelah istirahat, pukul 13.00 WIB pencarian kemudian mereka lanjutkan lagi. Dan kemudian baru ada tanda-tanda penemuan itu sekitar pukul 15.00 WIB. Dan mulai itu pihaknya menemukan balok pintu yaitu pintu tengah.

Setelah itu pencarianpun dilanjutkan lagi, dan ternyata dipastikan jenazah ada di tempat tersebut. Jenazah berada sekitar 5 meter ke arah Utara pintu tengah. proses evakuasi jenazah tersebut membutuhkan waktu sekitar 1 jam.

“Pukul 16.00 WIB baru selesai dan terus dibawa ke pos ke bawah,”kata dia.

Arif mengatakan lokasi penemuan berada di kedalaman 3-4 meter. Dan rumah yang tempat korban ditemukan tersebut sudah bergeser sekitar 5 meter ke Utara dari lokasi semula. Untuk pencarian selanjutnya akan mereka maksimalkan.

Untuk posisi korban, lanjut dia, berdasarkan informasi keluarganya Sang anak yaitu Karni (55) berusaha mengevakuasi orangtuanya Kismoijoyo (95). Namun sampai pintu tengah ternyata sudah tidak bisa dibuka sehingga turut terjebak longsoran.

“Untuk identitas korban masih baru proses identifikasi,”kata dia.  (mus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.