Uang Rp 200 Juta di Rekeningnya Tiba-tiba Berpindah Usai Yosua Tewas Baru 3 Hari

oleh -60 Dilihat

wartapenanews.com – ┬áMisteri pembunuhan Brigadir Yosua masih menyisakan sejumlah tanya. Termasuk soal uang di dalam rekeningnya yang tiba-tiba pindah beberapa hari usai ajudan Ferdy Sambo itu tewas.

Informasi soal transaksi itu disampaikan oleh pegawai BNI, Anita Amalia. Costumer Service Layanan Luar Negeri BNI itu dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/11).

Dalam kesaksiannya, Anita mengaku diberi kuasa oleh penyidik untuk membuka data rekening milik Ricky Rizal. Salah satu data yang kemudian diserahkan Anita kepada penyidik ialah soal adanya uang Rp 200 juta yang masuk ke rekening Ricky Rizal.

Anita menyebut transaksi itu terjadi pada 11 Juli 2022. Uang yang masuk berasal dari rekening Nofriansyah Yosua.

“Sebesar Rp 100 juta 2 kali di tanggal yang sama,” ujar Anita.

Hakim sempat kembali menegaskan tanggal persis transaksi tersebut. Anita menyatakan transaksi terjadi pada 11 Juli 2022.

“Total Rp 200 juta,” ujar Anita soal jumlah transaksi masuk ke rekening Ricky Rizal.

Menurut Anita, transaksi tersebut dilakukan melalui Inet Banking, yakni internet banking atau mbanking. Namun, ia mengaku tak tahu lebih lanjut mengenai isi rekening Yosua. Sebab, kuasa yang didapatnya hanya untuk rekening Ricky Rizal.

“Uang keluar hanya dipakai pembayaran PDAM, Telkomsel, lalu pembayaran PLN, Indosat, pembelian Shopee, nominalnya tidak terlalu besar hanya pembayarannya banyak,” papar Anita mengenai aktivitas rekening Ricky Rizal.

Transaksi ini memang mengundang tanya. Sebab, perpindahan uang itu terjadi 3 hari usai Yosua tewas pada 8 Juli 2022.

Saudara tahu tidak tanggal 11 Juli, Saudara Yosua sudah dimakamkan?” tanya hakim.
“Waktu itu tidak tahu,” ujar Anita.

Brigadir Yosua tewas pada 8 Juli 2022 di Duren Tiga Jakarta Selatan. Ia dieksekusi oleh Richard Eliezer atas perintah Ferdy Sambo.

Pembunuhan dilandasi amarah Sambo yang mendengar cerita dari istrinya, Putri Candrawathi, dilecehkan Yosua di Magelang pada 7 Juli 2022. Usai pembunuhan, Sambo diduga mencoba menutupinya.

Dalam dakwaan, Sambo disebut sempat mengumpulkan Ricky, Richard Eliezer, dan Kuat Ma’ruf. Pertemuan pada 10 Juli 2022 di lantai 2 rumah di Saguling Jakarta Selatan itu disebut turut dihadiri Putri Candrawathi.

Kala itu, Sambo memberikan amplop warna putih berisi uang asing (dolar). Masing-masing kepada Ricky berisi Rp 500 juta dan kepada Kuat Ma’ruf berisi Rp 500 juta. Sedangkan Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan nilai setara Rp 1 miliar.

Tidak dijelaskan maksud pemberian uang tersebut. Namun, amplop berisi uang itu diambil kembali oleh Sambo. Ia berjanji uang akan diberikan pada ketiganya di bulan Agustus 2022.

Selain amplop, terdapat pula ponsel yang diberikan oleh Sambo kepada ketiganya. Yakni handphone merek iPhone 13 Pro Max. (mus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.